ImageBantu Ringankan Beban Bocil Penjual Cuanki Jadi Tu...
Image

Bantu Ringankan Beban Bocil Penjual Cuanki Jadi Tulang Punggung Keluarga

Rp 25.074 terkumpul dari Rp 50.000.000
1 Donasi 1 bulan, 19 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

“Kan Ayahnya..sakit gejala paru, masih berobat…jadi uangnya buat obat Ayah” Cerita Dek Jajang saat ditanya kenapa berjualan.


Dek Jajang Herdiana nggak menyangka akan mengambil alih posisi sebagai tulang punggung keluarga di usia 9 tahun. Tangan kecil Jajang kini harus memegang gagang gerobak cuanki yang berat, menggantikan peran sang ayah yang sudah tidak lagi berdaya akibat penyakit yang serius dideritanya.  

Beban berat ini harus dipikul Jajang setelah ayahnya, Pak Dedi, terbaring lemah dan tak sanggup lagi mencari nafkah.

Pak Dedi menderita komplikasi penyakit serius berupa infeksi paru-paru dan gangguan pembuluh darah di kepalanya yang seringkali memicu rasa sakit luar biasa. Kondisi fisik yang semakin rapuh dan sering mendadak drop membuat Pak Dedi terpaksa menghentikan kegiatannya berjualan cuanki keliling.

Berjualan di kampung tempat tinggal mereka bukanlah hal yang mudah bagi bocah sekecil Jajang. Rasa lelah setiap hari dirasa karena mendorong gerobak hingga malam hari. Seringkali usaha dan tenaganya tak sebanding dengan hasil yang didapat. Penghasilan dari jualan cuanki yang tidak seberapa itu malah bisa habis hanya untuk memutar modal bahan baku. Sedangkan untungnya sulit untuk ditabung, karena sisanya habis membeli sedikit makanan dan berobat ayahnya untuk bertahan hidup sehari-hari. 

“Capek…capek berjualan, tapi mau bantu Ayah” cerita Jajang, masih bisa tersenyum saat menjawab. 

Masalah kian menghimpit saat Jajang dihadapkan pada kewajiban medis sang ayah yang tak bisa ditunda. Setiap bulan, Jajang harus memutar otak untuk mengumpulkan uang demi biaya kontrol rutin dan penebusan obat-obatan Pak Dedi. Jika obatnya terputus, kondisi kesehatan sang ayah bisa memburuk secara drastis. Tekanan ekonomi dan bayang-bayang ketakutan kehilangan sang ayah membuat pundak kecil Jajang serasa tak sanggup lagi menahan beban. 

Keteguhan hati Dek Jajang berjuang demi kesembuhan ayahnya adalah bukti kasih sayang yang luar biasa dari seorang anak. Sedikit rezeki yang kita sisihkan hari ini akan menjadi penyambung asa untuk memastikan pengobatan Pak Dedi terus berjalan serta mengembalikan hak Jajang untuk dapat belajar dan menikmati masa kecilnya. Mari kita bantu perjuangan Jajang dan ayahnya dengan cara:



 





  • September, 8 2026

    Campaign is published

Hamba Allah4 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 25.074

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close